Open Conference Systems, 3rd KOBI Congress, International and National Conferences

Font Size: 
ANALISIS PENANDA SENYAWA FENOL SEBAGAI BUKTI TAMBAHAN UNTUK MEMBEDAKAN TUMBUHAN DIKOTIL DAN MONOKOTIL
Sarah Fauziah Akbari

Last modified: 2020-11-08

Abstract


Status keanekaragaman hayati Indonesia terkini menunjukkan bahwa baru 15,5% dari total flora di Indonesia yang telah teridentifikasi. Banyak flora di Indonesia akhirnya punah sebelum memiliki nama. Umumnya, tumbuhan diidentifikasi berdasarkan karakteristik morfologi. Namun, karakter morfologi memiliki beberapa kekurangan, misalnya tidak konsisten, karena sangat dipengaruhi lingkungan. Di sisi lain, karakter kimiawi dianggap relatif lebih konsisten untuk digunakan dalam proses identifikasi tumbuhan. Senyawa fenol merupakan metabolit sekunder yang banyak terdapat pada tumbuhan serta dapat menunjukkan variasi kualitatif dan kuantitatif yang signifikan. Dalam penelitian ini, penanda senyawa fenol digunakan untuk membedakan kelompok tumbuhan dikotil dan monokotil. Penelitian ini dilakukan secara daring dengan pengumpulan data sekunder melalui basis data PubChem. Data diolah, disusun, disesuaikan, dan dikarakterisasi dengan menggunakan ClustalX dan TreeView untuk mendapatkan pola kekerabatan. Secara umum, hasil penelitian menunjukkan bahwa senyawa fenol cukup efektif digunakan untuk membedakan kelompok tumbuhan dikotil dari tumbuhan monokotil. Hasil ini juga menyediakan bukti baru tentang perbedaan kelompok dikotil dan monokotil, yang selama ini hanya berdasarkan karakter morfologi dari pertulangan daun, jumlah keping biji, jumlah helaian perhiasan bunga, berkas pembuluh angkut, sistem perakaran, dan ada tidaknya kambium.

Keywords


Dikotil; Identifikasi Tumbuhan; Monokotil; Senyawa Fenol